Labsforia: Teater Siswa Kelas 12 SMA Labschool Unesa 1 Curi Perhatian - Telusur

Labsforia: Teater Siswa Kelas 12 SMA Labschool Unesa 1 Curi Perhatian

Suasana pertunjukan siswa kelas 12 SMA Labschool Unesa 1 (Labsforia) di Gedung Pertunjukan Sawunggaling

telusur.co.id - SMA Labschool Unesa 1 menggelar ujian praktik untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Seni Budaya di Gedung Pertunjukan Sawunggaling Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Kegiatan ini merupakan hasil unjuk karya ujian praktik peserta didik kelas 12 yang berjudul Labsforia.

Ratusan pengunjung hadir untuk menyaksikan maha karya teater siswa. Mayoritas penonton dari kalangan wali murid, siswa, masyarakat umum serta tamu undangan dari sekolah di wilayah Surabaya Barat jenjang SMP dan SMA yang menambah suasana di Gedung Pertunjukan Sawunggaling begitu meriah. 

Ujian praktik ini tidak hanya menjadi momen evaluasi akademis, tetapi juga kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Seni Budaya.
Kegiatan ujian praktik ini berjalan dengan lancar dan tertib.

Setiap peserta diberikan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam berbagai aspek, mulai dari kostum, karakter, property, dan lainnya. Para peserta didorong untuk menampilkan kemampuan terbaik mereka dengan penuh percaya diri.

Tidak hanya itu, kehadiran penonton dari kalangan wali murid dan masyarakat umum turut menambah semarak acara. Mereka memberikan dukungan dan apresiasi kepada para peserta ujian, menciptakan atmosfer yang hangat dan mendukung.

Ditemui setelah acara, Kepala Sekolah SMA Labschool UNESA 1, Dewi Purwanti menyatakan kebanggaannya atas kesuksesan acara tersebut.

“Ujian praktik ini adalah kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka di luar kelas, dan saya sangat senang melihat semangat dan dedikasi yang mereka tunjukkan," ucapnya. Sabtu, (02/3/2024).

Kegiatan ujian praktik Bahasa Indonesia dan Seni Budaya ini tidak hanya menjadi momen penting bagi siswa dalam menyelesaikan kurikulum mereka, tetapi juga sebagai wadah untuk mengasah kreativitas dan mengekspresikan diri. 

“Semoga kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk menginspirasi dan memotivasi generasi muda dalam mengembangkan potensi mereka di bidang bahasa dan seni budaya,” harap Kepsek Dewi. (ari)


Tinggalkan Komentar