telusur.co.id - PT Pegadaian menggelar Pegadaian Impact Festival di Women Community Center Cimahi. Festival ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Pegadaian dalam rangka mewujudkan komitmen untuk berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat.

Festival turut dihadiri Staf Ahli bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN sekaligus Komisaris Utama PT Pegadaian, Loto Srinaita Ginting, Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian, Teguh Wahyono, Kepala Dinas Sosial Kota Cimahi, Achmad Saefullah, Kepala Divisi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pegadaian, Rully Yusuf, hingga Wakil Rektor ITB Bidang Riset dan Inovasi yang diwakili oleh Rofiq Iqbal, PhD.

Pegadaian Impact Festival menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat, sekaligus mendukung UMKM dan pemberdayaan perempuan yang secara khusus berdekatan dengan peringatan Hari Ibu.

Kegiatan dimulai dengan Peresmian Woman Community Center & Gade Preneur di Kota Cimahi dan Kabupaten Banyuwangi yang dilaksanakan serentak secara hybrid, kemudian Awarding The Gade Sociopreneurship Challenge II dan Seremonial penyerahan tangan palsu bekerjasama dengan ITB kepada penerima manfaat. 

Tidak hanya itu, pada kegiatan tersebut juga digelar Talkshow yang membahas tentang UMKM Naik Kelas, serta Pameran Bazaar UMKM. Menariknya mayoritas bazaar diisi oleh pelaku UMKM difabel.

Dalam pembukaan Pegadaian Impact Festival, Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian, Teguh Wahyono menyampaikan bahwa, Pegadaian sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro berperan untuk terus mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya UMKM untuk naik kelas.

“Pegadaian bersama BRI dan PNM sebagai Holding Ultra Mikro akan terus berupaya untuk mendukung UMKM naik kelas. Ini bukan hanya soal pembiayaan, tapi juga pendampingan. Kami percaya dana akan dibutuhkan kalau bisnisnya tumbuh, dan bisnis yang tumbuh hanya bisa dilakukan dengan pendampingan yang baik.

“Itulah sebabnya Pegadaian giat memberikan edukasi, pendampingan, dan memfasilitasi masyarakat, dimulai dari The Gade Creative Lounge hingga The Gade Sociopreneur. Pegadaian Impact Festival ini pun bukti nyata, kami support UMKM naik kelas. Harapannya semua yang kami persembahkan ini benar-benar menjadi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat”, papar Teguh. Selasa, (19/12/2023).

Melihat antusiasme yang cukup tinggi dari pelaku UMKM yang hadir, Staf Ahli bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting menyampaikan harapannya bahwa, masyarakat, khususnya perempuan dapat memanfaatkan The Gade Women Community Center untuk bisa berinovasi, berkreasi, maupun berjejaring sehingga bisa melihat peluang dan memiliki pekerjaan yang lebih baik.

Pegadaian hadir untuk mendukung pilar ekonomi melalui The Gade Empowerment yang bertujuan untuk pemberdayaan UMKM, komunitas perempuan, dan disabilitas. 

“Semoga dengan adanya The Gade Women Community Center ini, masyarakat khususnya perempuan dapat semakin produktif dan berkreasi. Dan harapannya PT Pegadaian akan terus mengembangkan The Gade Women Community Center dan The Gadepreneur Space sebagai upaya berkontribusi pada ekonomi yang berkelanjutan,” harap Loto.

Banyaknya pengunjung yang memadati Women Community Center Pegadaian menjadi bukti umpan balik positif dari masyarakat. 

“Saya merasa sangat diapresiasi sebagai UMKM oleh Pihak Pegadaian, karena adanya kegiatan ini, sebagai pelaku ekonomi kreatif dapat tempat untuk dapat mengapresiasikan apa yang menjadi karya saya dan dapat memberikan kontribusi untuk sekitar. Kegiatan ini sangat memberikan insight yang positif dan penghargaan luar biasa bagi UMKM,“ ungkap salah satu pengunjung Pegadaian Impact Festival, Ani. (ari)