telusur.co.id - Aliansi Cipayung Plus Kota Surabaya yang dihadiri oleh Ketua, HMI (Azam Purwoaji), GMNI (Prima), PMKRI (Popin), PMII (Husein), GMKI (Blaise), IMM (Rama), dan KMHDI (Vicca Desti) menyampaikan aspirasi dan gagasan isu kepemudaan dan kemahasiswaan menjelang momentum hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2023 dan pesta demokrasi pemilu 2024. 

Tradisi dialog dan saling koordinasi antara gerakan mahasiswa Cipayung Plus dengan pemangku kebijakan, di antaranya Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, harus terus dirawat. Ini untuk membangun gerakan kaum muda di Kota Pahlawan yang lebih baik, bersinergi satu sama lain, dan menjaga kemurnian gerakan mahasiswa dan kaum muda lainnya. 

Kekuatan gotong royong ini, kata Awi, sapaan akrabnya, sebagai modal dasar untuk terus mendorong terwujudnya tatanan masyarakat adil dan makmur, yang menyejahterakan masyarakat. 

Disampaikan Adi Sutarwijono, berbagai perubahan dan kemajuan di masyarakat bisa diwujudkan dengan kolaborasi dengan berbagai pihak. Bersama seluruh elemen masyarakat, terutama kekuatan kaum muda sebagai ujung tombaknya. 

“Gerakan pemuda, mahasiswa, pelajar dan aktivis harus dijaga kemurniannya dan tidak boleh lupa dengan rakyat sebagai sumber sekaligus akar legitimasi kepemimpinan,” papar Adi.

"Harapan saya gerakan mahasiswa Cipayung Plus dapat terus berproses dan berjuang secara telaten dan istiqomah dari bawah, ditempa pengalaman, sampai kelak matang dan handal menjadi pemimpin-pemimpin di masa depan,” tukas dia.

Gerakan mahasiswa Cipayung Plus yang dihadiri para pimpinan organisasi di tingkat Surabaya, menyambut baik narasi-narasi untuk pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Bersama-sama dengan kekuatan kaum muda sebagai aktor dan faktor penggeraknya.

Dalam pertemuan, para aktivis Cipayung Plus juga mengingatkan semua pihak tentang pentingnya menjaga Pemilu 2024 terselenggara dengan damai dan demokratis.

“Kami tekankan pentingnya Pemilu 2024 terselenggara dengan damai dan demokratis. Kita mendukung upaya-upaya mengedepankan hati nurani dan akal sehat. Pemilu yang sehat, kita yakini bakal melahirkan pemimpin-pemimpin yang hebat di masa depan, di semua tingkatan,” ujar Ketua HMI Cabang Surabaya, Azam Purwoaji.

“Dan, kawan-kawan Cipayung Plus sepakat untuk menjaga tradisi dialog antar kelompok, dan mengedepankan program-program, berangkat hati nurani dan nalar yang sehat, untuk terus mengawal Pemilu 2024 yang damai dan demokratis,” tutup Ketua DPC GMNI Kota Surabaya, Prima Dwi Dzaldi. (ari)