telusur.co.id - Siswa-siswi National Star Academy (NSA), menghadirkan berbagai ragam budaya Indonesia. Ini dalam rangka menggelar program pengenalan budaya Indonesia bagi puluhan Mahasiswa Asing, Dosen dan Staff dari 11 negara, Dosen dan Staff Asing. Kegiatan berada di Jl. Dharmahusada Indah Barat VI No. 1, Surabaya.
Siswa-siswi NSA membimbing langsung para siswa mancanegara, mereka mempelajari gerakan khas yang mencerminkan keberanian dan semangat masyarakat Madura. Salah satunya menghadirkan Tari Gelang Ro’om, yang merupakan Tarian Madura.
Untuk memperkenalkan keanekaragaman seni musik dan tari Indonesia, kepada dunia. Selain itu juga memainkan Kulintang, Gamelan dan Angklung.
Dalam sesi pertama, para peserta diajak untuk melihat pertunjukkan Tarian Madura dan juga penampilan Wushu, penampilan yang apik dan rancak disuguhkan oleh siswa-siswi SMP NSA. Motto Nation Star Academy yaitu School for Life, School of Talent & School of Champions.
Dengan penuh antusias para mahasiswa asing, dosen dan staf asing tersebut belajar dengan dibagi beberapa group untuk belajar memainkan alat musik Kulintang, Gamelan dan Angklung secara bergantian.
Berbeda dengan tahun sebelumnya untuk tahun ini para Mahasiswa Asing, Dosen serta Staff asing tersebut tidak hanya belajar alat musik tradisional saja tetapi para peserta juga diajari salah satu tarian daerah Indonesia yang penuh energi dan ekspresi yaitu Tari Gelang Ro’om dari Madura.
Kepala Sekolah SMP NSA, Inggriette Liany Widyasari, S.T., M.M. menjelaskan, acara ini merupakan kolaborasi Sekolah NSA dengan ITS melalui Direktorat Kemitraan Global (DKG) dalam bentuk Program International Jangka yaitu Community and Technogical Camp (CommTECH) Insight 2025 melakukan kunjungan dalam rangka pengenalan kebudayaan Indonesia dengan melibatkan 28 Mahasiswa Asing dan 6 Dosen & Staff Asing.
“Terdari terdiri dari New Zealand, Jepang, China, Filipina, Uzbkistan, Vietnam, Thailand, Malaysia, Cambodia, Rusia dan India. Acara ini merupakan bagian dari komitmen NSA dalam memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia kepada dunia,” tandasnya. Selasa, (25/2/2025).
Menurutnya, siswa-siswi NSA yang ambil bagian hari ini adalah siswa-siswi SMP NSA yang mengikuiti kegiatan Ektrakurikuler melalui Program Sharpening Student’s Potential (SSP) Kulintang, Gamelan, Angklung dan Seni Tari Tradisional.
“Diharapkan melalui kegiatan tidak hanya menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan bagi Mahasiswa, Dosen dan Staff Asing tersebut, tetapi juga memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan negara lain,” tuturnya.
Untuk mendukung bakat, minat dan talenta Siswa-Siswi nya NSA memiliki kurang lebih 33 kegiatan ekstralurikuler yang bisa diikuti oleh siswa-siswi NSA, setiap anak 1 kegiatan ektrakurikuler.
Ektrakurikuler NSA di antaranya; Basketball, Wushu, Gamelan, Kulintang & Angklung, Band, Modern Dance, Creative Writing, Drawing, Culinary, Choir, Violin, Cello, Guitar, Flute, Modelling, Fashion Design, Robotic, Photography, Broadcasting, Cinematography, Guzheng, Make Up Artist, Chess, Mountaineering Club dan lain-lain. (ari)