telusur.co.id - Sebagai upaya pengamanan dan menjaga keandalan pasokan listrik jelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, PT PLN (Persero) menggelar apel kesiapan siaga natal dan tahun baru serentak di seluruh wilayah Indonesia yang dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo. Rabu, (20/12/2023).

Di Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, apel digelar di lapangan PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ngagel dan diikuti oleh 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 1 Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D).   

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, kondisi kelistrikan aman. Ia pun meminta seluruh jajaran PLN bersiaga penuh selama masa Nataru.

“Dari sisi pembangkitan kecukupan daya, dari sisi transmisi memastikan setiap jaringan transmisi, gardu induk dalam kondisi prima termasuk menghadapi cuaca ekstrem. Untuk distribusi, disiapkan suplai cadangan di lokasi kritis, selanjutnya agar diadakan briefing kesiapan ekstra, termasuk tim virtual command center dan yantek untuk penguatan keandalan pasokan listrik,” tukas Darmawan.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo menyampaikan bahwa dalam pengamanan Nataru kali ini, pihaknya telah mengerahkan lebih dari 4 ribu personel. Bahkan PLN menjadikan seluruh kantor perusahaan di seluruh Jawa Timur sebagai posko Nataru.

“Seluruh petugas kami akan berupaya maksimal menjaga keandalan pasokan listrik untuk memastikan kelancaran ibadah natal dan perayaan tahun baru 2024. Di Jawa Timur, sebanyak 4.782 personel yang terdiri dari pegawai, personel PDKB dan personel pelayanan teknik, command center akan siaga di 128 Posko tersebar,” tambah Agus.

Di Jawa Timur, terdapat sebanyak 726 lokasi prioritas pengamanan yang terdiri dari 332 rumah ibadah, 71 lokasi zona transportasi, zona pemerintahan 52 lokasi, zona pertahanan 72 lokasi, rumah sakit 102 lokasi, lokasi wisata 43 lokasi dan pusat perbelanjaan sebanyak 54 lokasi. Hal ini berlangsung selama masa siaga yakni 15 Desember 2023 sampai dengan 8 Januari 2024.

”Dalam melayani masyarakat nantinya personel PLN akan dilengkapi dengan peralatan pendukung antara lain 88 unit Genset Mobile, 199 Unit Gardu Bergerak (UGB), 49 unit UPS, 388 mobil yantek, 14 unit mobil crane, 16 unit skylift dan 452 sepeda ULC yang sudah dicek keamanan dan kesiapannya pada apel siaga serentak hari ini,” tegasnya.

Agus memaparkan pasokan listrik songsong natal dan tahun baru aman dengan daya mampu sebesar 9.672 MW, prediksi beban puncak malam Natal sebesar 5.512 MW mengalami kenaikan sebesar 245 MW dari tahun sebelumnya. Sementara, untuk malam tahun baru 1 Januari 2024 diprediksi beban puncak mencapai 5.660 MW naik sebesar 3,95 % dari tahun 2023.

Selain kesiapan keandalan, PLN juga telah menyiapkan 33 titik lokasi SPKLU untuk masyarakat yang berencana menikmati liburan dengan menggunakan kendaraan listrik. Lokasi-lokasi SPKLU ini dapat diketahui secara langsung melalui apilkasi PLN Mobile.

Menjelang masa libur panjang yang akan tiba, PLN juga mengimbau para pelanggan untuk tidak lupa membayar tagihan rekening listrik sebelum tanggal 20 ataupun mengisi token listrik sebelum habis agar dapat menikmati libur dengan nyaman. Seluruh kebutuhan pelayanan PLN, termasuk keluhan dan pengaduan juga dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile. (ari)